Kabupaten Bima NTB – Desa Ntonggu kini tengah bersolek. Melalui program desa binaan, Bhabinkamtibmas Desa Ntonggu menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis pariwisata.
Keamanan Sebagai Fondasi Pariwisata
Kehadiran Bhabinkamtibmas di Desa Ntonggu membawa angin segar bagi pengembangan potensi lokal. Dengan pendekatan persuasif, pihak kepolisian bersama Pemerintah Desa mulai memetakan titik-titik potensial yang dapat dijadikan daya tarik wisata, mulai dari keindahan alam hingga kearifan lokal masyarakatnya.

“Fokus utama kami adalah menciptakan rasa aman bagi calon wisatawan. Pariwisata tidak akan tumbuh jika lingkungan tidak kondusif,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Ntonggu saat ditemui dalam kegiatan sambang warga.
Langkah Nyata Pengembangan Desa
Program desa binaan ini mencakup beberapa poin krusial:
* Edukasi Sadar Wisata: Memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya keramah-tamahan (hospitality) dan kebersihan lingkungan.
* Pemberdayaan UMKM: Mendorong perajin lokal dan pelaku kuliner untuk menyiapkan produk unggulan sebagai buah tangan.
* Gotong Royong Lingkungan: Pembersihan area publik dan penataan spot foto tanpa merusak ekosistem asli.
Dukungan Masyarakat
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang aktif turun ke lapangan. Menurutnya, keterlibatan polisi dalam urusan pemberdayaan memberikan rasa percaya diri bagi warga untuk mengelola aset desa secara mandiri.
“Kami merasa didampingi, bukan hanya soal hukum, tapi juga soal bagaimana memajukan kampung kami agar lebih dikenal luas,” ungkap salah satu warga setempat.(003)
