Kabupaten Bima NTB – Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Bima melakukan kunjungan resmi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bima pada Kamis (12/02). Dalam pertemuan hangat tersebut, ORLOK Bima secara simbolis menyerahkan Call Sign Kehormatan kepada Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap eksistensi komunikasi radio di daerah.
Penyerahan Call Sign Kehormatan
Penyerahan atribut dan kode panggil kehormatan ini merupakan tradisi organisasi bagi pejabat publik yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembinaan kemasyarakatan, khususnya di bidang komunikasi cadangan.
Dengan Call Sign ini, Bupati dan Wakil Bupati secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar amatir radio, yang diharapkan dapat mempercepat koordinasi dalam situasi darurat maupun penyebarluasan informasi pembangunan.
Agenda Strategis: Pembahasan Sekretariat
Selain agenda seremonial, pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi serius mengenai penguatan infrastruktur organisasi. Fokus utama pembicaraan adalah terkait rencana pengadaan atau penetapan Sekretariat ORARI Lokal Bima.
Ketua Orari Lokal Bima Drs. Amsyailan M.si YB9JAO. menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat yang representatif sangat krusial untuk:
* Pusat Kendali Komunikasi: Menjadi titik pusat koordinasi saat terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Bima.
* Sarana Edukasi: Tempat pelatihan bagi anggota baru dan pembinaan teknis mengenai perangkat radio.
* Administrasi Organisasi: Memudahkan pelayanan bagi anggota ORLOK Bima yang tersebar di berbagai kecamatan.
Respon Pemerintah Daerah
Bupati Bima menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi peran aktif ORARI selama ini, terutama dalam membantu komunikasi di daerah-daerah yang sulit terjangkau sinyal seluler (blank spot). Pihak pemerintah menyatakan akan mengkaji opsi lahan atau bangunan milik daerah yang sekiranya dapat dimanfaatkan sebagai markas komando ORLOK Bima.
“Kehadiran ORARI bukan sekadar hobi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mitigasi bencana dan pelayanan informasi publik.” — Pernyataan perwakilan pengurus ORLOK Bima. (Dhani).
